Para
pembaca yang budiman, tulisan ini sengaja saya sampaikan secara serial,
karena mengingat panjangnya pembahasan dan seiring dengan proses vision
yang masih berlangsung secara terus menerus akan sesuatu hal yang
bersifat futuristic. Tujuan utamanya, agar kita sama-sama saling
mengingatkan, untuk selalu eling dan waspada, sehingga menjadi generasi penerus bangsa yang lolos seleksi alam. Menghadapi zaman
dahuru, akeh hera-heru, jalma manungsa kadya gabah den interi manggih
kingkin, wolak-waliking jaman, emas katon saloka, saloka katon emas. Ana
setan riwa-riwa memindha manungsa anggawa agama. Yoiku kahananing jaman
wis ngakir, sileme prahu gabus, wis ginaris ing Hyang Widhi, sing sapa
tansah eling lan waspada, kang setya budya bakal manggih wilujeng. Ing
kono dadi jamane budha (gamabudhi) kang pungkasan.
Misteri 2012 terasa bagai gejala yang
mengetuk pintu hati dan meminta perhatian dengan pemikiran-pemikiran
yang jernih, kebersihan hati dan kebeningan jiwa. Tujuan tulisan ini
bukan lain untuk menciptakan sikap pembaca yang investigative, intuitif,
untuk membantu siapapun berpikiran terbuka dalam mengekplorasi misteri
2012 secara efisien, menyeluruh dan dari sejumlah sudut pandangan yang
berbeda-beda.
Saya pribadi kadang masih berfikir apakah
menjadi suatu hal yang blunder, menyesatkan, bila kita membuat suatu
pandangan tentang keadaan apa yang akan terjadi pada saat dan setelah
2012. Namun demikian, intuisi demi intuisi, perlambang demi perlambang
bahkan sebuah “kabar gaib” yang sempat saya dapatkan secara tak sengaja
mengenai gambaran 2012. Hati nurani saya justru mengajak untuk berbagi
info dan mendiskusikan dengan rekan-rekan terutama yang memiliki minat
dan perhatian pada hal yang sama. Dengan pertimbangan, semakin kita arif
dan bijak mensikapi segala kemungkinan yang akan terjadi 2012 akan
membuat diri kita lebih hati-hati, eling dan waspadha menjalani
kehidupan mendatang yang penuh misteri. Tentu saja harapan kita semua
pada 2012 adalah keadaan yang lebih baik dan positif dari sebelumnya.
Namun begitu kita harus siap mengantisipasi segala kemungkinan buruk
yang akan terjadi. Semampu kita, dan kita upayakan secara maksimal. Soal
ketentuan akhir sudah ada Kekuatan Maha yang menentukan.
Taruhlah kejadian yang diprediksi ribuan
futurolog dan visioner dunia itu benar-benar akan terjadi pada
21-12-2012, lantas bagaimana kita mensikapi segala kemungkinan yang akan
terjadi itu ? Kita tentu saja dihadapkan pada dua pilihan, pertama;
menunggu peristiwa dengan sikap apatis, dan hanya berdiri sebagai
penonton yang sewaktu-waktu harus siap menjadi korban apa yang
ditontonnya ? Atau kedua ; kita memilih bersikap antisipasi,
mempersiapkan diri akan segala kemungkinan itu dengan daya upaya
maksimal sebisa kita lakukan. Artinya kita tidak apatis, tetapi berusaha
memecahkan misteri sebisanya agar supaya kita dapat menentukan langkah
positif apa yang harus kita lakukan. Lebih dari itu agar kita menjadi
lebih peka, responsive, dan secara kreatif terlibat dalam
kemungkinan-kemungkinan yang akan terungkap di sekitar kita. Siapa tahu,
sejak 2012 adalah realitas yang selama ini masih menjadi rahasia besar
akan terungkap. Entah hal itu mengenai realitas sosial-ekonomi, sains,
teknologi, maupun noumena (realitas transenden) yang ada di luar diri
kita, meliputi system kepercayaan yang dianut oleh masyarakat dunia
selama ini. Semuanya tidak mustahil akan terjadi.
MY ESTIMATION
Namun bagi saya pribadi memahami bahwa “kiamat” yang diprediksi terjadi 2012 merupakan sebuah peristiwa besar yakni evolusi kesadaran manusia akan fenomena dan noumena yang ada dan sesungguhnya terjadi di sekeliling kita. Kejadian-kejadian yang akan menimpa alam semesta, hanyalah percikan dari realitas yang sesungguhnya ada dan sebenarnya terjadi di dalam jati diri kita, dan di luar diri kita (transenden). Perubahan dan peristiwa yang terjadi dalam alam semesta adalah peristiwa dan perubahan yang terjadi pada jati diri kita. Karena manusia dengan alam semesta sesungguhnya bukanlah dua benda (makhluk) yang berbeda dan terpisah, hakekat materi dan unsur-unsur keduanya adalah satu dan sama. Hanya wujud kulitnya saja yang berbeda.
Religi pun terlalu menggeneralisir ===jika tak mau disebut menyederhanakan=== persoalan-persoalan jagad raya yang teramat sangat kompleks ini. Maka peristiwa 2012 pun tak bisa dijawab dengan tuntas oleh dogma. Sebuah misteri ada pada 2012 merupakan siklus 26.000 tahun di mana terjadi sebuah siklus besar galaktika. Keterbukaan sikap kita, akan membawa pada pandangan yang lebih luas yang lengkap dengan dimensi aktif, kasat mata, melengkapi energy yang sudah ada sebelumnya.
Namun bagi saya pribadi memahami bahwa “kiamat” yang diprediksi terjadi 2012 merupakan sebuah peristiwa besar yakni evolusi kesadaran manusia akan fenomena dan noumena yang ada dan sesungguhnya terjadi di sekeliling kita. Kejadian-kejadian yang akan menimpa alam semesta, hanyalah percikan dari realitas yang sesungguhnya ada dan sebenarnya terjadi di dalam jati diri kita, dan di luar diri kita (transenden). Perubahan dan peristiwa yang terjadi dalam alam semesta adalah peristiwa dan perubahan yang terjadi pada jati diri kita. Karena manusia dengan alam semesta sesungguhnya bukanlah dua benda (makhluk) yang berbeda dan terpisah, hakekat materi dan unsur-unsur keduanya adalah satu dan sama. Hanya wujud kulitnya saja yang berbeda.
Religi pun terlalu menggeneralisir ===jika tak mau disebut menyederhanakan=== persoalan-persoalan jagad raya yang teramat sangat kompleks ini. Maka peristiwa 2012 pun tak bisa dijawab dengan tuntas oleh dogma. Sebuah misteri ada pada 2012 merupakan siklus 26.000 tahun di mana terjadi sebuah siklus besar galaktika. Keterbukaan sikap kita, akan membawa pada pandangan yang lebih luas yang lengkap dengan dimensi aktif, kasat mata, melengkapi energy yang sudah ada sebelumnya.
Bukankah selama ini antara jati diri
manusia dengan “jati diri” alam semesta telah bercerai dan terpisah
dalam jarak yang teramat jauh. Manusia bahkan merasakan alam semesta
bukanlah jati dirinya. Semua berawal dari kehendak manusia yang
bertolak-belakang dengan kehendak alam semesta. Maka misteri 2012 bisa
jadi merupakan saat di mana akan terungkapnya misteri kekuatan kosmos
yang selama ini tak pernah dibayangkan oleh sains dan teknologi modern
maupun ajaran dan pandangan agama. Manusia menyaksikan sendiri apa-apa
yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Segala hal yang selama ini kita
yakini dan percaya, mungkin saja belum apa-apanya dibanding kenyataan
yang akan disaksikan oleh mayoritas makhluk planet bumi pada 2012 dan
setelahnya. Hal ini selanjutnya saya istilahkan sebagai “evolusi
kesadaran” manusia dari manusia kesadaran rendah menuju manusia
kesadaran lebih tinggi. Segalanya mungkin saja terjadi sebab Tuhan
Mahaluas tiada batasnya. Sehingga dapat dikatakan 2012 sebagai proses
seleksi alamiah. Hanya orang-orang yang eling dan waspada yang akan
“lahir” menjadi manusia generasi baru, menjadi “adam-adam” baru manusia
yang sudah berhasil menjalani proses evolusi, dari kesadaran rendah,
insting dasar hewani (lymbic section) menjadi manusia kesadaran
rasasejati. Evolusi dari binatang bertubuh manusia menjadi manusia
bertubuh manusia. Atau bahkan perjalanan evolutif manusia bertubuh
manusia menjadi malaikat bertubuh manusia, dewa bertubuh manusia, nur
sejati berbalut manusia. Munculah manusia-manusia berperadaban baru,
yang meninggalkan “prinsip” homo homini lupus. Agama sebagai system
kepercayaan dan merupakan bagian dari peradaban manusia akan mengalami
evolusi frontal, menjadi kesadaran spiritual yang universal. Lalu
semakin berakhirlah konflik memperbutkan “kulit” agama.
Jika demikian keadaannya, maka siklus
galaktika 26.000 tahun adalah proses alam semesta untuk me-resetting
kehidupan planet bumi kembali ke starting point. Manusia dipaksa kembali
ke dalam koridor hukum dan irama alam. Menjadi manusia yang sinergis
dan harmonis kembali dengan lingkungan alam. Lahirlah manusia-manusia
baru hasil seleksi alam, sebagai manusia dengan jiwa spiritual tinggi
yang tidak lagi terjebak oleh kebodohan/kejahiliahan. Jika “kiamat”
merupakan suatu kehancuran, maka yang hancur bukan buminya, melainkan
segala hal yang selama ini telah keluar dari kodrat/hukum jagad raya.
Yang tersisa tinggalah segala sesuatu yang masih melekat dalam kodrat
alam. Cara kita melekatkan diri pada kodrat alam, tentu saja dengan cara
eling dan waspada. Di luar itu, kita akan menjadi
manusia-manusia yang menentang kodrat alam. Pastilah tergilas oleh
kekuatan kosmik misterius (Kiamat) yang sewaktu-waktu terjadi.
KiAmat dan NyiAmat telah lama “bercerai”, kini pasangan itu akan rujuk kembali pada saat hitungan weton
terbaik yang telah lama ditentukan yakni 2012. Selanjutnya
berbahagialah menjadi sebuah pasangan yang harmonis dan dinamis. Antara
jati diri manusia dan jati diri alam semesta. Semoga diberkahi Gusti
Ingkang Murbeng Gesang. Selamat datang Ki-Amat, Nyi-Amat telah lama
merindukanmu untuk bersatu kembali !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar